Notasi dan Nilai Fungsi
Sebuah fungsi seperti mesin: masukkan angka, keluar hasil sesuai aturannya. Menghitung nilai fungsi berarti menjalankan mesin itu.
Fungsi sering dinyatakan dalam bentuk rumus, misalnya $f(x) = 2x + 3$. Rumus ini adalah aturan yang menentukan bagaimana masukan diubah menjadi keluaran. Untuk menghitung nilai fungsi pada suatu bilangan, kita cukup mengganti $x$ dengan bilangan itu, lalu menghitung hasilnya.
Sebagai contoh, untuk $f(x) = 2x + 3$, nilai $f(4)$ dihitung dengan mengganti $x$ dengan $4$, sehingga $f(4) = 2(4) + 3 = 8 + 3 = 11$. Begitu pula $f(0) = 2(0) + 3 = 3$ dan $f(-2) = 2(-2) + 3 = -1$. Prosesnya selalu sama: substitusi lalu hitung.
Kita juga bisa mencari masukan jika nilai fungsinya sudah diketahui. Misalnya diketahui $f(x) = 2x + 3$ dan $f(x) = 15$. Maka $2x + 3 = 15$, sehingga $2x = 12$ dan $x = 6$. Di sini kita menyelesaikan persamaan linier untuk menemukan masukan yang menghasilkan keluaran tertentu.
Rumus fungsi bisa ditentukan jika beberapa nilai diketahui. Misalnya fungsi linier berbentuk $f(x) = ax + b$, dan diketahui $f(1) = 5$ serta $f(2) = 8$. Dari sini kita peroleh dua persamaan, lalu menyelesaikannya untuk mendapatkan $a = 3$ dan $b = 2$, sehingga rumusnya $f(x) = 3x + 2$.
Nilai fungsi bisa disajikan dalam bentuk tabel untuk memudahkan pembacaan. Kita daftar beberapa nilai $x$ beserta $f(x)$-nya. Tabel seperti ini sangat berguna ketika kita ingin menggambar grafik fungsi, karena setiap pasangan $x$ dan $f(x)$ menjadi titik pada bidang koordinat.
Kuis: Notasi dan Nilai Fungsi
4 soal · pilih jawaban, lalu klik “Periksa Jawaban”
Jika , maka nilai adalah ...
Jika , maka nilai adalah ...
Diketahui dan . Nilai adalah ...
Jika , maka nilai adalah ...