Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
Kenapa minus kali minus jadi plus? Ada pola sederhana di balik aturan tanda yang sering bikin bingung ini.
Perkalian bilangan bulat mengikuti aturan tanda yang tetap. Jika kedua bilangan bertanda sama, hasilnya positif; jika tandanya berbeda, hasilnya negatif. Jadi dan , sedangkan . Aturan ini bisa diringkas: sama jadi positif, beda jadi negatif.
Kenapa negatif kali negatif menjadi positif? Bayangkan pola , lalu , lalu . Setiap kali pengalinya turun satu, hasilnya bertambah . Kalau pola ini diteruskan, pastilah , dan . Polanya konsisten, dan dari situlah aturan itu lahir.
Pembagian memakai aturan tanda yang persis sama dengan perkalian, sebab pembagian adalah kebalikan perkalian. Maka karena tandanya berbeda, sedangkan karena tandanya sama. Kita bisa mengeceknya lewat perkalian: , jadi hasil baginya benar.
Ingat bahwa pembagian dengan nol tidak terdefinisi. Bentuk seperti tidak punya nilai karena tidak ada bilangan yang bila dikalikan nol menghasilkan lima. Sebaliknya, nol dibagi bilangan apa pun yang bukan nol hasilnya tetap nol, misalnya .
Saat sebuah soal mengandung banyak operasi sekaligus, kerjakan perkalian dan pembagian lebih dulu, baru penjumlahan dan pengurangan. Contohnya , bukan . Urutan operasi ini menjaga agar semua orang mendapatkan jawaban yang sama.