Matematika · Bab 4 · Materi 1

Ruang Sampel dan Titik Sampel

Sebelum menghitung peluang, kita perlu tahu semua kemungkinan yang bisa terjadi. Kumpulan kemungkinan itu disebut ruang sampel.

Dalam mempelajari peluang, kita berhadapan dengan percobaan, yaitu kegiatan yang hasilnya belum pasti. Contoh percobaan adalah melempar koin, melempar dadu, atau mengambil kartu. Setiap hasil yang mungkin dari percobaan disebut titik sampel, dan himpunan semua titik sampel disebut ruang sampel.

Sebagai contoh, pada pelemparan sebuah koin, ruang sampelnya adalah {A,G}\{A, G\} dengan AA untuk angka dan GG untuk gambar. Ruang sampel ini memiliki dua titik sampel. Banyaknya anggota ruang sampel biasa dilambangkan dengan n(S)n(S), sehingga di sini n(S)=2n(S) = 2.

Pada pelemparan sebuah dadu, ruang sampelnya adalah {1,2,3,4,5,6}\{1, 2, 3, 4, 5, 6\} karena dadu memiliki enam sisi. Maka n(S)=6n(S) = 6. Setiap angka pada dadu adalah satu titik sampel. Memahami ruang sampel penting karena menjadi penyebut dalam perhitungan peluang.

Untuk percobaan gabungan, banyaknya titik sampel dihitung dengan mengalikan kemungkinan tiap percobaan. Contohnya melempar dua koin sekaligus memiliki ruang sampel {AA,AG,GA,GG}\{AA, AG, GA, GG\} sehingga n(S)=4n(S) = 4. Melempar koin dan dadu bersamaan memiliki 2×6=122 \times 6 = 12 titik sampel.

Menyusun ruang sampel bisa dibantu dengan tabel atau diagram pohon, terutama untuk percobaan gabungan. Tabel menampilkan semua kombinasi dalam baris dan kolom, sedangkan diagram pohon menampilkan cabang setiap kemungkinan. Kedua cara ini memastikan tidak ada titik sampel yang terlewat.

Kuis: Ruang Sampel dan Titik Sampel

4 soal · pilih jawaban, lalu klik “Periksa Jawaban”

Soal 1

Himpunan semua hasil yang mungkin dari suatu percobaan disebut ...

Soal 2

Banyaknya titik sampel pada pelemparan sebuah dadu adalah ...

Soal 3

Banyaknya titik sampel pada pelemparan dua koin sekaligus adalah ...

Soal 4

Banyaknya titik sampel pada pelemparan sebuah koin dan sebuah dadu bersamaan adalah ...