Matematika · Bab 3 · Materi 4

Dilatasi (Perbesaran dan Pengecilan)

Memperbesar foto atau mengecilkan peta adalah dilatasi. Berbeda dari transformasi lain, dilatasi mengubah ukuran bangun.

Dilatasi adalah transformasi yang mengubah ukuran bangun dengan faktor skala tertentu terhadap sebuah titik pusat. Berbeda dari translasi, refleksi, dan rotasi yang menjaga ukuran, dilatasi memperbesar atau memperkecil bangun. Faktor skala dilambangkan dengan kk.

Dilatasi terhadap titik asal dengan faktor skala kk mengubah titik (x,y)(x, y) menjadi (kx,ky)(kx, ky). Contohnya titik (2,3)(2, 3) didilatasi dengan faktor 22 menjadi (4,6)(4, 6). Jika faktor skalanya 33, maka titik (2,3)(2, 3) menjadi (6,9)(6, 9), sehingga bangun menjadi tiga kali lebih besar.

Faktor skala menentukan hasil dilatasi. Jika k>1k > 1 bangun diperbesar, jika 0<k<10 < k < 1 bangun diperkecil, dan jika kk negatif bangun diperbesar atau diperkecil sekaligus berbalik arah melewati titik pusat. Contohnya faktor 12\frac{1}{2} membuat titik (4,6)(4, 6) menjadi (2,3)(2, 3), yaitu setengah ukurannya.

Bangun hasil dilatasi sebangun dengan bangun aslinya, artinya bentuknya sama tetapi ukurannya berbeda. Semua sisi berubah dengan perbandingan yang sama sesuai faktor skala. Ini berbeda dari transformasi lain yang menghasilkan bangun kongruen atau sama persis.

Dilatasi dipakai dalam banyak hal, mulai dari memperbesar gambar di layar, membuat skala pada peta, sampai memperbesar cetakan foto. Faktor skala menentukan seberapa besar perubahannya. Memahami dilatasi melengkapi pengetahuan kita tentang keempat jenis transformasi geometri.

Kuis: Dilatasi (Perbesaran dan Pengecilan)

4 soal · pilih jawaban, lalu klik “Periksa Jawaban”

Soal 1

Bayangan titik (2,3)(2, 3) didilatasi faktor 22 terhadap titik asal adalah ...

Soal 2

Jika faktor skala 0<k<10 < k < 1, maka bangun akan ...

Soal 3

Bayangan titik (6,9)(6, 9) didilatasi faktor 13\frac{1}{3} terhadap titik asal adalah ...

Soal 4

Bangun hasil dilatasi terhadap bangun asli bersifat ...