Jangkauan dan Membaca Data
Selain mengetahui pusat data, kita juga perlu tahu seberapa jauh data tersebar. Ukuran paling sederhana untuk itu adalah jangkauan.
Jangkauan atau rentang adalah selisih antara nilai terbesar dan nilai terkecil dalam sekumpulan data. Rumusnya adalah jangkauan nilai terbesar nilai terkecil. Jangkauan memberi gambaran seberapa lebar sebaran data. Semakin besar jangkauan, semakin beragam nilai datanya.
Sebagai contoh, data nilai ulangan adalah . Nilai terbesarnya dan terkecilnya , sehingga jangkauannya adalah . Jangkauan yang kecil menunjukkan nilai-nilai data saling berdekatan, sedangkan jangkauan besar menandakan data tersebar jauh.
Membaca data dari tabel dan diagram adalah keterampilan penting. Dari diagram batang, kita bisa langsung membandingkan besar setiap kategori dengan melihat tinggi batangnya. Dari tabel frekuensi, kita bisa menghitung total data, mencari nilai tertentu, atau menentukan ukuran pemusatan.
Menafsirkan data berarti menarik kesimpulan yang bermakna dari angka yang tersedia. Contohnya dari diagram nilai satu kelas, kita bisa menyimpulkan berapa banyak siswa yang lulus, nilai yang paling umum, atau apakah hasil kelas cenderung baik. Kesimpulan harus didasarkan pada data, bukan dugaan.
Statistika membantu kita mengambil keputusan berdasarkan fakta. Pemerintah memakai data untuk merencanakan pembangunan, pedagang memakainya untuk mengetahui barang terlaris, dan sekolah memakainya untuk menilai kemajuan siswa. Kemampuan membaca dan menafsirkan data adalah bekal penting di era informasi seperti sekarang.