Penerapan Persamaan dalam Kehidupan Sehari-hari
Banyak persoalan nyata bisa diubah menjadi persamaan. Kuncinya adalah menerjemahkan cerita menjadi kalimat matematika.
Persamaan linier satu variabel sering muncul dalam masalah sehari-hari. Langkah pertama adalah memisalkan hal yang belum diketahui dengan sebuah variabel. Misalnya jika umur seseorang belum diketahui, kita bisa memisalkannya sebagai $x$. Setelah itu, informasi dalam soal diterjemahkan menjadi persamaan.
Sebagai contoh, jumlah dua bilangan berurutan adalah $27$. Misalkan bilangan pertama $x$, maka bilangan kedua adalah $x + 1$. Persamaannya menjadi $x + (x + 1) = 27$, sehingga $2x + 1 = 27$, lalu $2x = 26$ dan $x = 13$. Jadi kedua bilangan itu adalah $13$ dan $14$.
Contoh lain berkaitan dengan uang. Andi membeli $3$ buku dengan harga sama dan membayar total $Rp45.000$. Jika harga satu buku dimisalkan $x$, maka $3x = 45000$, sehingga $x = 15000$. Harga satu buku adalah $Rp15.000$. Menerjemahkan kalimat menjadi persamaan membuat masalah menjadi mudah dihitung.
Soal keliling bangun juga bisa diselesaikan dengan persamaan. Misalnya keliling persegi panjang adalah $40$ cm dan panjangnya $4$ cm lebih dari lebarnya. Dengan memisalkan lebar $x$, panjangnya $x + 4$, dan rumus keliling $2(p + l) = 40$, kita peroleh $2(x + 4 + x) = 40$, sehingga $4x + 8 = 40$ dan $x = 8$.
Kunci menyelesaikan soal cerita adalah membaca dengan teliti, menentukan variabel, lalu menyusun persamaan yang tepat. Setelah persamaan terbentuk, penyelesaiannya mengikuti langkah yang sudah kita pelajari. Terakhir, selalu periksa apakah jawabannya masuk akal dengan konteks soal aslinya.
Kuis: Penerapan Persamaan dalam Kehidupan Sehari-hari
4 soal · pilih jawaban, lalu klik “Periksa Jawaban”
Jumlah dua bilangan berurutan adalah . Bilangan terkecilnya adalah ...
Harga pensil sama adalah . Harga satu pensil adalah ...
Keliling persegi dengan sisi adalah cm. Nilai adalah ...
Umur Rina tahun lebih tua dari Sinta. Jika jumlah umur mereka , umur Sinta adalah ...