Menemukan Konsep Teorema Pythagoras
Ada satu hubungan istimewa antara ketiga sisi segitiga siku-siku yang sudah dikenal manusia sejak ribuan tahun lalu. Inilah teorema Pythagoras.
Teorema Pythagoras berlaku khusus untuk segitiga siku-siku, yaitu segitiga yang salah satu sudutnya tepat . Sisi terpanjang yang berhadapan dengan sudut siku-siku disebut hipotenusa atau sisi miring. Dua sisi lainnya yang mengapit sudut siku-siku disebut sisi tegak dan sisi alas.
Bunyi teorema ini adalah kuadrat panjang sisi miring sama dengan jumlah kuadrat kedua sisi lainnya. Jika sisi miring dilambangkan dan dua sisi lainnya dan , maka hubungannya ditulis . Rumus inilah yang menjadi kunci menghitung panjang sisi segitiga siku-siku.
Konsep ini bisa dibuktikan lewat luas persegi. Jika pada setiap sisi segitiga siku-siku kita gambar persegi, maka luas persegi pada sisi miring persis sama dengan jumlah luas dua persegi pada sisi lainnya. Misalnya segitiga dengan sisi dan menghasilkan , sehingga sisi miringnya .
Untuk mencari sisi miring, kita jumlahkan kuadrat dua sisi tegak lalu tarik akarnya: . Contohnya segitiga dengan sisi dan punya sisi miring . Perhitungan menjadi sederhana selama kita ingat rumus dasarnya.
Rumus ini juga bisa dibalik untuk mencari sisi tegak jika sisi miring sudah diketahui. Karena , maka . Contohnya jika sisi miring dan salah satu sisi , maka sisi lainnya adalah .