Matematika · Bab 5 · Materi 1

Hubungan Antar Sudut

Dua garis yang berpotongan menyimpan aturan tersembunyi tentang sudut. Mengenalnya membuat banyak soal geometri jadi mudah.

Sudut diukur dalam satuan derajat. Beberapa jenis sudut penting: sudut lancip kurang dari 9090^\circ, sudut siku-siku tepat 9090^\circ, sudut tumpul antara 9090^\circ dan 180180^\circ, serta sudut lurus tepat 180180^\circ. Mengenali jenis sudut adalah dasar untuk memahami hubungan antar sudut.

Dua sudut disebut berpenyiku jika jumlahnya 9090^\circ, dan berpelurus jika jumlahnya 180180^\circ. Jadi jika sebuah sudut 3030^\circ, penyikunya adalah 6060^\circ dan pelurusnya adalah 150150^\circ. Hubungan ini sering dipakai untuk mencari sudut yang belum diketahui.

Ketika dua garis berpotongan, terbentuk sudut-sudut yang berhadapan. Sudut yang saling bertolak belakang selalu sama besar. Jika salah satu sudut 7070^\circ, maka sudut di seberangnya juga 7070^\circ, sedangkan dua sudut di sisinya masing-masing 110110^\circ karena berpelurus.

Jika sebuah garis memotong dua garis sejajar, muncul hubungan sudut yang khas. Sudut sehadap sama besar, sudut dalam berseberangan sama besar, dan sudut dalam sepihak berjumlah 180180^\circ. Aturan ini memungkinkan kita menghitung banyak sudut hanya dari satu sudut yang diketahui.

Hubungan antar sudut dipakai dalam desain bangunan, konstruksi jembatan, sampai menentukan arah. Tukang kayu dan arsitek mengandalkan aturan ini untuk memastikan sudut potongan tepat, sehingga bangunan berdiri kokoh dan rapi.

Kuis: Hubungan Antar Sudut

3 soal · pilih jawaban, lalu klik “Periksa Jawaban”

Soal 1

Penyiku dari sudut 3030^\circ adalah ...

Soal 2

Pelurus dari sudut 110110^\circ adalah ...

Soal 3

Dua garis berpotongan; satu sudut 7070^\circ. Sudut yang bertolak belakang dengannya adalah ...