Operasi Hitung Bilangan Rasional
Menjumlah pecahan tak bisa asal menambah pembilang dan penyebut. Ada aturan yang membuat hasilnya benar.
Untuk menjumlahkan atau mengurangkan pecahan, penyebutnya harus disamakan lebih dulu. Contohnya : samakan penyebut ke menjadi . Kesalahan umum adalah langsung menambah pembilang dan penyebut menjadi , dan itu keliru.
Perkalian pecahan justru lebih sederhana: kalikan pembilang dengan pembilang, dan penyebut dengan penyebut. Maka . Tidak perlu menyamakan penyebut untuk perkalian.
Membagi pecahan dilakukan dengan mengalikan pecahan pertama dengan kebalikan pecahan kedua. Kebalikan dari adalah . Jadi . Aturan ini sering diringkas: bagi berarti kali kebalikannya.
Aturan tanda pada bilangan bulat tetap berlaku di sini. Contohnya , dan karena tanda negatif bertemu negatif menjadi positif. Selalu tentukan tanda hasilnya lebih dulu, baru hitung nilainya.
Operasi pecahan kita pakai setiap hari: menghitung takaran resep yang dilipatgandakan, membagi tagihan bersama, atau menjumlah bagian pekerjaan. Misalnya jika satu resep butuh gelas gula dan kita membuat dua resep, total gula adalah atau gelas.