IPS · Bab 4 · Materi 4

Peranan Komunitas dalam Kehidupan Masyarakat

Kalau kamu sering main sepeda bareng teman-teman atau ikut grup peduli lingkungan, sebenarnya kamu sudah kenal dekat dengan yang namanya komunitas.

Sebenarnya, tidak ada satu definisi baku untuk kata komunitas. Istilah ini bisa dipakai untuk menyebut sistem sosial yang saling terhubung, orang-orang yang tinggal di wilayah yang sama, atau sekumpulan orang yang punya hubungan pribadi. Lingkupnya juga luas banget, mulai dari komunitas hobi seperti bersepeda dan bertukar kartu pos (postcrossing), sampai komunitas petani, fotografer, bahkan komunitas sosial seperti kakak asuh yang peduli pada pendidikan anak. Intinya, komunitas adalah kelompok yang terorganisasi dan punya kepentingan bersama di wilayah tertentu.

Nah, perlu kamu tahu, konsep komunitas di pelajaran IPA itu beda lho dengan di pelajaran IPS. Di IPS, komunitas bisa diartikan sebagai sebagian kecil dari masyarakat. Lebih sederhananya, komunitas adalah hubungan sosial antarmanusia dalam satu kelompok untuk mencapai tujuan dan keinginan bersama. Jadi, selama ada orang-orang yang berkumpul dan punya satu tujuan yang sama, di situlah komunitas terbentuk.

Kehadiran komunitas di tengah masyarakat yang beragam budayanya diharapkan bisa mendorong kegiatan pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan ini punya dua bentuk utama. Ada pemberdayaan masyarakat dalam komunitas, dan ada pemberdayaan masyarakat desa. Keduanya sama-sama bertujuan membuat masyarakat lebih mandiri dan sejahtera.

Contoh pemberdayaan dalam komunitas misalnya pelatihan membuat makanan pendamping ASI (MP-ASI), seperti puding labu siam untuk balita, yang diberikan kepada komunitas ibu-ibu Posyandu, supaya kreativitas mengolah makanan bergizi meningkat. Ingat, anak adalah generasi penerus bangsa, jadi pemenuhan gizinya penting. Sementara pemberdayaan masyarakat desa bisa berupa belajar wirausaha dari pekarangan rumah, misalnya budi daya anggrek yang mudah, tidak makan waktu, dan menyenangkan saat bunganya mekar. Hasilnya bisa jadi penghasilan tambahan di masa sulit seperti pandemi, dan ada juga bentuk lain seperti LSM, Dana Sehat, Posyandu, Polindes, Pos Obat Desa, dan Karang Taruna Husada.

Komunitas juga sering berperan mendorong perubahan dan membuka kesadaran masyarakat terhadap suatu isu, terutama dalam pembangunan berkelanjutan. Perannya ada tiga. Pertama, menanamkan pola pikir ramah lingkungan dengan menyadari hubungan timbal balik manusia dan alam. Kedua, ikut aktif dalam berbagai dimensi pembangunan berkelanjutan di kehidupan sehari-hari, dan ketiga, menjaga alam serta menjalankan kegiatan sosial-ekonomi secara bertanggung jawab.

Semua peran itu bermuara pada satu tujuan, yaitu membangun manusia dan masyarakat yang sehat, cerdas, dan bermental baik, sesuai semangat gotong royong bangsa Indonesia. Contoh nyatanya adalah komunitas peduli sampah yang mendirikan bank sampah supaya masyarakat terbiasa memilah sampah untuk didaur ulang. Namun, ada tantangannya juga, karena kesadaran dan konsistensi tiap orang terhadap kelestarian lingkungan itu berbeda-beda. Padahal, perilaku manusia adalah kunci pembangunan berkelanjutan, baik sebagai individu maupun bagian dari organisasi, pemerintah, perusahaan, atau lembaga nonpemerintah.

Kuis: Peranan Komunitas dalam Kehidupan Masyarakat

3 soal · pilih jawaban, lalu klik “Periksa Jawaban”

  1. Dalam pelajaran IPS, komunitas dapat diartikan sebagai...

  2. Contoh pemberdayaan masyarakat dalam komunitas adalah...

  3. Berikut yang BUKAN termasuk tiga peran komunitas dalam pembangunan berkelanjutan adalah...