Konsep Dasar Ilmu Sejarah
Cerita masa lalu yang kamu dengar dari orang tua atau kakek nenekmu itu sebenarnya bagian dari sejarah, lho.
Coba bayangkan, kamu ke pasar sama ibumu lalu ketemu teman lama ibumu. Kalian asyik mengobrol soal kejadian zaman sekolah dulu, dan obrolan itu termasuk obrolan sejarah karena menyangkut peristiwa masa lalu. Sejarah sendiri berasal dari bahasa Arab, dari kata syajaratun yang artinya pohon kayu. Pohon itu menggambarkan peristiwa yang tumbuh dan berkembang dalam kesinambungan.
Peristiwa sejarah punya tiga ciri khas. Pertama, unik, artinya terjadi sekali dan tidak pernah terulang persis sama. Kedua, abadi, karena tidak berubah dan selalu dikenang sepanjang masa. Ketiga, penting, karena dampaknya besar dan memengaruhi banyak orang.
Sejarah juga punya tiga unsur yang selalu menyertainya. Unsur ruang, yaitu tempat terjadinya peristiwa sebagai bukti nyata. Unsur waktu, yang menjelaskan kapan peristiwa terjadi dan menyusun kronologi. Lalu unsur manusia, yang jadi unsur terpenting karena semua peristiwa sejarah pasti berkaitan dengan manusia.
Jejak masa lampau yang menjadi bahan sejarah disebut sumber sejarah, dan ada tiga jenisnya. Sumber tertulis seperti prasasti, babad, kronik, surat kabar, biografi, sampai buku harian. Sumber benda atau artefak seperti candi, masjid, patung, relief, peta, dan foto. Lalu sumber lisan, yang datang dari perkataan orang.
Sumber lisan terbagi dua, yaitu kesaksian lisan dan tradisi lisan. Kesaksian lisan adalah cerita langsung dari pelaku atau saksi yang diwawancarai, direkam, lalu dituliskan. Tradisi lisan berupa cerita rakyat seperti mitos, legenda, dan dongeng, di mana mitos dianggap benar-benar terjadi dan suci, legenda dianggap benar-benar terjadi, sedangkan dongeng dianggap tidak nyata dan penuh khayalan. Tradisi lisan paling sulit dianalisis karena sejarawan harus menggali kenyataan di balik ceritanya.
Cerita rakyat itu penting karena menyimpan nilai budi pekerti seperti kejujuran, kerja sama, dan keberanian. Dulu, nenek moyang memakainya untuk menjawab pertanyaan anak-anak, meski penjelasannya belum ilmiah, misalnya larangan main malam karena takut diculik hantu, padahal alasan sebenarnya biar anak tidak celaka dalam gelap. Sayangnya, sekarang banyak anak lebih sibuk dengan gawai dan game online. Padahal kalau cerita rakyat dilestarikan, budi pekerti itu tetap hidup sampai generasi berikutnya.
Kuis: Konsep Dasar Ilmu Sejarah
3 soal · pilih jawaban, lalu klik “Periksa Jawaban”
Kata "sejarah" berasal dari bahasa Arab, yaitu syajaratun yang artinya ....
Peristiwa sejarah memiliki tiga ciri khas, yaitu ....
Candi, patung, dan relief termasuk jenis sumber sejarah ....