Potensi Bencana Alam di Indonesia
Indonesia adalah negeri yang indah tapi juga rawan bencana, dan semuanya bermula dari posisi geologisnya yang unik.
Pernah dengar istilah letak geologis? Letak geologis adalah posisi suatu wilayah berdasarkan struktur geologi atau susunan batuan di sekitarnya. Indonesia dilewati dua jalur pegunungan dunia, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania, dan punya sekitar 127 gunung api aktif. Jalur pegunungan ini membentang dari ujung utara Sumatra, menyusuri pantai barat Sumatra, lalu melewati Jawa, Nusa Tenggara, Banda, Sulawesi, sampai Halmahera.
Kenapa aktivitas vulkanik di Indonesia begitu intens? Karena posisinya berada di pertemuan tiga lempeng bumi: lempeng Eurasia di utara, lempeng Indo-Australia di selatan, dan lempeng Pasifik di timur. Saat lempeng-lempeng itu bertemu, kerak bumi bisa patah, retak, dan rusak, sehingga magma bisa naik ke permukaan dan akhirnya terbentuk gunung berapi. Pertemuan tiga lempeng inilah yang juga membuat Indonesia rawan terhadap gempa bumi.
Namun letak geologis tidak hanya membawa bahaya, lho. Tanah di sekitar gunung berapi kaya akan unsur hara, jadi sangat subur untuk tanaman sayur dan buah. Banyak warga di kawasan itu menggantungkan hidup sebagai petani. Pasir dan batuan yang dikeluarkan gunung berapi juga bisa dijual sebagai bahan bangunan.
Letak geologis juga membuat Indonesia kaya akan flora dan fauna. Wilayah barat punya flora dan fauna yang mirip dengan Asia, wilayah tengah memiliki jenis peralihan yang endemik, dan wilayah timur serupa dengan Australia. Kekayaan alam ini dimanfaatkan untuk obat tradisional, misalnya jamu kunyit asam yang dipercaya bisa meredakan nyeri perut, menurunkan tekanan darah tinggi, dan membantu menurunkan berat badan. Komodo di Nusa Tenggara Timur bahkan menjadi ikon wisata, sampai-sampai muncul kerajinan seperti gantungan kunci dan baju bergambar komodo.
Indonesia juga diberkahi beragam sumber daya mineral, mulai dari batuan, minyak bumi, sampai gas alam. Batuan metamorf mengandung mineral talk yang sering dipakai untuk membuat bedak. Minyak bumi diolah menjadi bensin, solar, dan avtur yang menjadi bahan bakar kendaraan. Gas alam pun dekat dengan kehidupanmu sehari-hari, misalnya LPG yang kamu pakai saat memasak.
Di sisi lain, posisi di antara tiga lempeng membuat Indonesia rentan terhadap bencana geologi. Gempa bumi adalah getaran atau guncangan di permukaan bumi akibat tumbukan antarlempeng, patahan aktif, aktivitas gunung api, atau runtuhan batuan, dan waktunya tidak bisa diprediksi. Tsunami adalah rangkaian gelombang laut yang bisa melaju hingga 900 km per jam di tengah laut, dipicu oleh gempa di dasar laut, runtuhan dasar laut, atau letusan gunung api di laut. Gunung meletus terjadi saat endapan magma didorong keluar oleh gas bertekanan tinggi, dengan suhu lebih dari 1.000 derajat Celcius, dan batu serta abunya bisa terlontar hingga radius 18 km atau lebih. Contoh nyatanya bisa kamu lihat pada gempa Palu 2018, tsunami Aceh 2005, dan letusan Gunung Sinabung.
Kuis: Potensi Bencana Alam di Indonesia
3 soal · pilih jawaban, lalu klik “Periksa Jawaban”
Indonesia rawan terhadap gempa bumi karena terletak di pertemuan tiga lempeng bumi, yaitu ...
Tsunami adalah ...
Meski membawa bahaya, letak geologis juga punya manfaat. Tanah di sekitar gunung berapi sangat subur karena ...