IPS · Bab 1 · Materi 1

Mengenal Lokasi Tempat Tinggal

Pernah nggak kamu penasaran, sebenarnya di mana rumahmu berada di muka bumi ini? Pertanyaan itulah yang dijawab oleh konsep lokasi.

Lokasi artinya letak suatu benda atau tempat di permukaan bumi. Setiap tempat di dunia punya lokasinya masing-masing, dan dari situ kita bisa tahu posisinya secara pasti. Para ahli membagi lokasi menjadi dua jenis, yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif. Keduanya sama-sama dipakai sehari-hari, tapi cara menentukannya beda jauh.

Lokasi absolut adalah letak yang tetap dan tidak berubah terhadap sistem koordinat. Indonesia misalnya, secara absolut berada di 6 derajat Lintang Utara sampai 11 derajat Lintang Selatan, serta 95 derajat sampai 141 derajat Bujur Timur. Angka-angka itu membuat Indonesia punya alamat yang unik, tidak ada tempat lain di bumi yang sama persis. Selama perhitungannya masih memakai garis khatulistiwa dan meridian Greenwich, lokasi absolut tidak akan pernah bergeser.

Untuk menentukannya, kita butuh dua garis bantu, yaitu garis lintang dan garis bujur. Garis lintang adalah garis horizontal yang mengukur jarak suatu titik dari khatulistiwa, sedangkan garis bujur adalah garis vertikal yang diukur dari titik nol di Greenwich, Inggris. Koordinat ini sangat berguna, misalnya buat nakhoda kapal di tengah laut atau pilot yang mengemudikan pesawat. Garis lintang juga dipakai membagi iklim dunia seperti tropis, subtropis, sedang, dan dingin, sementara garis bujur dipakai membagi zona waktu.

Tahukah kamu, standar waktu yang kita pakai sekarang baru disepakati tahun 1884? Dulu setiap kota mengatur jamnya sendiri mengikuti posisi matahari, dan itu bikin repot saat kereta api antarkota mulai ramai karena petugas harus terus mencocokkan jam. Akhirnya dalam Konferensi Internasional Meridian di Washington DC, Greenwich ditetapkan sebagai patokan waktu dunia. Setiap bergeser 15 derajat ke timur, waktu lebih cepat satu jam, dan sebaliknya kalau ke barat.

Berbeda dengan lokasi absolut, lokasi relatif sifatnya bisa berubah-ubah mengikuti keadaan di sekitarnya. Contohnya Kabupaten Tana Tidung yang dulunya bagian Kalimantan Timur, sekarang masuk Provinsi Kalimantan Utara. Lokasi relatif juga berpengaruh pada nilai suatu objek, seperti tanah di dekat jalan raya yang harganya mahal tapi kurang nyaman buat tempat tinggal karena bising dan polusi. Kenaikan harga tanah di Penajam Paser Utara yang melonjak lima sampai sepuluh kali lipat juga terjadi karena wilayah itu dipilih menjadi lokasi Ibu Kota Negara yang baru.

Sekarang, mengenal lokasi tidak harus datang langsung ke tempatnya karena ada peta digital. Peta digital dipakai jasa transportasi daring untuk mencari penumpang, ekspedisi untuk menghitung estimasi biaya dan waktu kirim, sampai aplikasi pesan makanan yang menunjukkan posisi pengemudi. Undangan digital bahkan menyertakan peta dalam bentuk barcode yang tinggal dipindai. Kamu juga bisa memilih jalan paling cepat lewat informasi kepadatan lalu lintas yang ditampilkan di peta.

Kuis: Mengenal Lokasi Tempat Tinggal

3 soal · pilih jawaban, lalu klik “Periksa Jawaban”

  1. Dalam ilmu geografi, lokasi dibagi menjadi dua jenis. Apa saja kedua jenis lokasi tersebut?

  2. Indonesia secara absolut terletak di koordinat ...

  3. Garis yang digunakan untuk membagi zona waktu di dunia adalah ...