B. Indonesia · Bab 6 · Materi 3

Berkomunikasi dengan Santun

Santun itu tidak hanya soal memilih kata, tapi juga cara kita menghargai lawan bicara — lewat surat maupun pesan singkat.

Berkomunikasi dengan santun berarti memperhatikan tata bahasa dan sopan santun saat berbicara atau menulis. Kesantunan membuat pesanmu diterima dengan baik dan tidak menyinggung lawan bicara.

Salah satu kunci kesantunan adalah pemilihan kata sapaan. Kata sapaan yang santun menunjukkan rasa hormat. Saat menulis surat, gunakan sapaan yang sesuai dengan penerimanya. Misalnya 'Bapak' atau 'Ibu' untuk orang yang lebih tua atau dihormati.

Pronomina atau kata ganti juga perlu diperhatikan. Kata 'kamu' lebih akrab dan bisa dipakai untuk teman sebaya. Kata 'Anda' lebih formal dan santun untuk orang yang belum akrab atau dihormati. Pilih pronomina sesuai hubunganmu dengan lawan bicara.

Dalam surat pribadi kepada orang tua, hindari bahasa yang terlalu santai. Gunakan sapaan 'Bapak' atau 'Ibu' dan bahasa yang menghormati. Meski surat pribadi boleh santai, tetap ada batas kesopanannya.

Kesantunan juga berlaku saat berkomunikasi di ruang bincang atau media sosial. Perhatikan ejaan, hindari kata kasar, dan jangan menyinggung orang lain. Komunikasi daring yang santun sama pentingnya dengan komunikasi lisan.

Jadi, apapun media komunikasimu, kesantunan tetap nomor satu. Pilih kata yang tepat, hormati lawan bicaramu, dan perhatikan konteks. Dengan begitu, kamu akan dikenal sebagai pribadi yang menyenangkan.

Kuis: Berkomunikasi dengan Santun

3 soal · pilih jawaban, lalu klik “Periksa Jawaban”

Soal 1

Kata sapaan yang santun untuk orang yang dihormati adalah ...

Soal 2

Pronomina yang lebih formal dan santun adalah ...

Soal 3

Kesantunan dalam komunikasi daring dapat dilakukan dengan ...