Matematika · Bab 4 · Materi 4

Pemilihan Sampel

Untuk mengetahui pendapat seluruh siswa sekolah, kita tidak perlu bertanya ke semuanya. Cukup memilih sebagian yang mewakili. Itulah pemilihan sampel.

Dalam statistika, populasi adalah keseluruhan objek yang ingin kita teliti, sedangkan sampel adalah sebagian dari populasi yang dipilih untuk mewakili keseluruhan. Meneliti seluruh populasi sering tidak praktis, sehingga kita mengambil sampel yang mewakili sifat populasi tersebut.

Sampel yang baik harus representatif, artinya mampu mewakili keadaan populasi secara adil. Jika sampel dipilih dengan buruk, kesimpulan yang ditarik bisa menyesatkan. Contohnya meneliti tinggi badan siswa hanya dari tim basket tidak mewakili seluruh siswa karena cenderung lebih tinggi.

Salah satu cara memilih sampel yang adil adalah pengambilan sampel acak, yaitu setiap anggota populasi punya kesempatan sama untuk terpilih. Contohnya memilih nama dengan diundi atau menggunakan nomor acak. Cara ini mengurangi keberpihakan sehingga sampel lebih mewakili populasi.

Ukuran sampel juga memengaruhi ketepatan. Sampel yang terlalu kecil mungkin tidak mewakili populasi dengan baik, sedangkan sampel yang cukup besar memberi gambaran lebih akurat. Namun sampel yang terlalu besar membutuhkan waktu dan biaya lebih banyak, sehingga perlu keseimbangan.

Pemilihan sampel dipakai luas dalam survei, jajak pendapat, dan penelitian ilmiah. Lembaga survei memakai sampel untuk memperkirakan pendapat jutaan orang tanpa harus bertanya ke semuanya. Memahami cara memilih sampel yang baik membuat kesimpulan penelitian menjadi lebih dapat dipercaya.

Kuis: Pemilihan Sampel

4 soal · pilih jawaban, lalu klik “Periksa Jawaban”

Soal 1

Keseluruhan objek yang ingin diteliti disebut ...

Soal 2

Sebagian populasi yang dipilih untuk mewakili keseluruhan disebut ...

Soal 3

Sampel yang baik harus bersifat ...

Soal 4

Cara pengambilan sampel di mana setiap anggota punya kesempatan sama untuk terpilih disebut ...