Proses Keberlanjutan dalam Kehidupan Masyarakat
Pernah sadar nggak, kalau sejarah itu seperti mata rantai yang tidak pernah putus?
Sejarah itu berisi dua hal sekaligus: perubahan dan keberlanjutan. Lembaga sosial yang ada sekarang selalu punya sambungan dengan lembaga sosial di masa lalu. Contohnya kepala negara: dulu jabatan itu dipegang raja, sekarang dipegang presiden. Artinya, lembaganya tetap ada, tapi bentuknya menyesuaikan perkembangan zaman.
Lembaga sosial yang paling mudah kamu temukan di sekitar adalah lembaga pendidikan. Salah satu yang tertua di Indonesia adalah pondok pesantren. Kamu bisa menjumpainya hampir di seluruh wilayah Indonesia. Selain pesantren, ada juga sekolah, seminari, dan perguruan tinggi.
Pendidikan sebenarnya sudah ada sejak manusia belum mengenal tulisan. Lembaga pendidikan terus berkembang dari zaman ke zaman. Perjalanannya di Indonesia terlihat jelas mulai dari masuknya Hindu-Buddha, masa Islam, masa kolonial, sampai masa kemerdekaan. Dari situ kita sadar bahwa pendidikan selalu menjadi komponen utama bangsa dalam membangun manusia.
Sejarah itu sifatnya berkelanjutan. Kondisi sekarang dipengaruhi masa lalu, dan kondisi sekarang akan memengaruhi masa depan. Perkembangan pesantren adalah contoh nyatanya, karena pendidikannya berlanjut dari masa lalu, berjalan di masa sekarang, dan diperkirakan tetap relevan di masa depan. Mempelajari proses ini membuat kita paham bahwa perubahan tidak pernah memutus akar sejarah.
Tokoh yang lekat dengan keberlanjutan pendidikan adalah Ki Hajar Dewantara. Beliau merasakan pahitnya pendidikan masa kolonial yang hanya dinikmati segelintir orang. Karena itu beliau mendirikan Taman Siswa agar pendidikan merata untuk semua kalangan. Semboyannya yang terkenal sampai sekarang: ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso, tut wuri handayani.
Tidak ada masyarakat yang benar-benar berdiri sendiri. Pengaruh selalu datang dari dalam dan luar, lalu membentuk interaksi, bahkan akulturasi. Lembaga pendidikan termasuk yang paling terbuka terhadap akulturasi budaya. Karena itu kita boleh menerima perubahan apa pun, asalkan tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila.
Kuis: Proses Keberlanjutan dalam Kehidupan Masyarakat
3 soal · pilih jawaban, lalu klik “Periksa Jawaban”
Sejarah selalu berisi dua hal sekaligus, yaitu …
Tokoh yang mendirikan Taman Siswa agar pendidikan merata untuk semua kalangan adalah …
Contoh nyata keberlanjutan pendidikan dari masa lalu hingga sekarang adalah …