IPS Kelas 8 · Bab 2 · Materi C

Aktivitas Manusia Menyesuaikan dengan Nilai dan Norma Sosial

Setiap tempat yang kamu datangi punya aturannya sendiri, dan itulah cara manusia hidup rukun bersama.

Coba ingat tempat-tempat yang sering kamu kunjungi, seperti sekolah, bank, pasar, rumah sakit, atau tempat ibadah. Di tiap tempat itu pasti ada aturan yang harus diikuti. Misalnya, di rumah sakit anak kecil biasanya tidak boleh ikut menjenguk orang sakit. Tempat-tempat seperti ini disebut lembaga sosial, dan perilaku kita ikut menyesuaikan dengan tempat kita berada.

Kenapa manusia butuh aturan? Karena manusia itu makhluk sosial, artinya kita tidak bisa hidup sendiri dan selalu saling membutuhkan. Dari kebutuhan untuk hidup teratur bersama itulah lahir lembaga sosial. Lembaga sosial adalah kumpulan norma yang terbentuk demi tujuan dan fungsi tertentu di masyarakat, contohnya keluarga, sekolah, bank, dan lembaga agama.

Nilai sosial adalah standar tentang perilaku yang dianggap pantas atau tidak pantas di suatu masyarakat. Nilai ini lahir dari interaksi dan kesepakatan warga, lalu diwariskan lewat proses belajar atau sosialisasi. Menariknya, tolok ukur kepantasan bisa beda-beda di tiap masyarakat, misalnya soal cara berpakaian. Nilai sosial juga ikut mengarahkan perilaku kita, seperti menjaga ketenangan saat ujian berlangsung.

Nilai sosial punya fungsi penting dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, nilai mengarahkan perilaku masyarakat supaya sesuai standar yang berlaku. Kedua, nilai membantu tiap orang menjalankan perannya dengan baik, misalnya anak yang menghormati orang yang lebih tua. Ketiga, nilai mendorong warga untuk bekerja sama, seperti siswa yang saling menjaga suasana ujian tetap tenang.

Kalau nilai adalah patokan, norma adalah aturan yang jadi pedoman tingkah laku dan memberi tahu mana yang benar atau salah. Norma punya tingkatan dengan kekuatan sanksi yang berbeda-beda. Pelanggaran cara (usage) cuma dapat celaan, misalnya bicara yang kurang sopan. Sementara pelanggaran adat istiadat (customs) dikenai sanksi adat, seperti Tradisi Sasi di Maluku dan Papua, dan norma hukum ditindak tegas oleh negara.

Berdasarkan sumbernya, norma sosial terbagi menjadi empat jenis. Norma agama bersumber dari ajaran agama, norma hukum dibuat oleh negara, norma kesusilaan lahir dari hati nurani, dan norma kesopanan tumbuh dari pergaulan sehari-hari. Perundungan adalah salah satu contoh pelanggaran norma sosial, makanya gerakan antiperundungan terus digalakkan. Masyarakat Indonesia yang heterogen butuh nilai dan norma supaya hidup tetap tertib, karena tanpa keduanya kehidupan bersama bisa kacau balau.

Kuis: Aktivitas Manusia Menyesuaikan dengan Nilai dan Norma Sosial

3 soal · pilih jawaban, lalu klik “Periksa Jawaban”

  1. Lembaga sosial adalah …

  2. Nilai sosial adalah standar tentang perilaku yang dianggap pantas atau tidak pantas di suatu masyarakat. Nilai sosial lahir dari …

  3. Norma yang lahir dari hati nurani manusia disebut norma …